Siapa yang biarkan.
Tumpukan itu berdebu.
Apa itu, dalam toples mungil.
Ada berpuluh-puluh gulungan di dalamnya.
Penuh kotoran.
Sesak, susah sekali bernafas.
Terlihat bak ditelan jaman.
Aku tiup debunya, fiuh.
Perlahan tapi pasti.
Kubuka gulungan kertasnya.
Ah, kenangan masa kecilku.
Bersamanya.
Banyak tulisan di dalamnya.
Ada harapan.
Ada mimpi.
Ada canda.
Ada tawa.
Ada masa. Masa kita.
Dulu, sebelum kita berbeda alam.
Linangan terjatuh, sedikit demi sedikit.
Kuusap cepat-cepat.
Biarkan dia abadi.
Di alamnya, di hati ini.
Selamanya.
-Mayang Riyanti, 3d of January 2013. 22:04.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar